Berita

12/07/2017 00:00

Komunitas Advokat Cinta Indonesia Somasi Kapolri

 11 Juli 2017 19:24 WIB 

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Puluhan advokat asal Yogyakarta dan Solo yang tergabung dalam komunitas Advokat Cinta Indonesia (ACI) turut ambil sikap soal penayangan film berjudul “Kau Adalah Aku yang Lain.” Karya juara Police Movie Festival ke-IV yang digelar Polri itu sempat menjadi polemik karena menampilkan adegan yang disinyalir mendiskreditkan agama mayoritas di Indonesia.

“Hari ini kami melayangkan somasi ke Kapolri dengan tembusan ke beberapa pihak yang dinilai ikut bertanggung jawab atas tayangan film itu,” kata Ketua ACI, Dr Muhammad Taufiq saat menggelar pers di Yogyakarta, Selasa (11/7).

Somasi itu berisi permintaan kepada Divisi Humas Mabes Polri untuk menghentikan tayangan film, dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat. Jika dalam kurun sepekan somasi tidak ditanggapi, pihaknya akan mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Tempat pengadilan itu dipilih karena sutradara film, Anto Galon diketahui berdomisili di Semarang. Di samping itu, lokasi pembuatan film juga berada di daerah Semarang.

Selain Kapolri dan Divisi Humas Mabes Polri, semua pihak lain yang terlibat juga akan ikut digugat termasuk sutradara, produser, dan sponsor salah satu bank BUMN.

“Kami sangat menyayangkan karena dalam hal ini, Polri tidak sensitif dan tidak rasional memasukkan film yang mendiskreditkan salah satu agama itu ke dalam nominasi. Seharusnya institusi Polri selaku penegak hukum dapat berlaku adil dan toleran terhadap kemajemukan yang ada di Indonesia,” tandas Taufiq.

Untuk sementara waktu, pihaknya masih sebatas mengambil langkah gugatan perdata, belum mengarah ke pidana. Melalui pengajuan gugatan ini, ACI hendak memberikan pelajaran kepada masyarakat agar tidak takut melakukan proses hukum sekaligus mencegah tindakan anarki.

Langkah gugatan perdata ini juga memiliki kelebihan karena ada batas waktu penyelesaian yakni 6 bulan. Dalam gugatan perbuatan melawan hukum yang rencananya didaftarkan minggu depan, ACI akan mengajukan tuntutan penyitaan aset pribadi.

Perhitungan ganti ruginya sebesar Rp 128 juta atau setara biaya haji plus dikali jumlah penduduk muslim.
(Amelia Hapsari/CN41/SMNetwork)

 

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/komunitas-advokat-cinta-indonesia-somasi-kapolri/

Copyright 2016 - Law Firm Muhammad Taufiq and Partners Developed by JogjaCamp